Informasi Resmi
Musim Kemarau Berkepanjangan, Warga LDII Gelar Salat Istisqa di Ponpes Al Barokah
Pelaksanaan salat memohon hujan ini menjadi bentuk ikhtiar spiritual bersama dalam menghadapi kondisi kekeringan yang melanda lingkungan sekitar. Berbekal sejadah dan terpal yang dibentangkan di area terbuka kompleks pesantren, para jemaah berbaris rapi merapatkan shaf untuk menyerahkan diri dan memohon rahmat dari Allah SWT.
Dalam rangkaian ibadah tersebut, imam memimpin salat dua rakaat yang kemudian dilanjutkan dengan penyampaian khotbah khusus Salat Istisqa. Melalui pesan khotbahnya, khatib mengajak seluruh warga LDII dan santri Ponpes Al Barokah untuk menjadikan momen ini sebagai sarana muhasabah (evaluasi diri), memperbanyak istigfar, serta mempererat kepedulian sosial terhadap sesama yang terdampak kekeringan.
"Salat Istisqa ini adalah bentuk pengakuan atas kelemahan kita sebagai hamba. Kita berkumpul di halaman Pondok Pesantren Al Barokah ini untuk merendahkan hati, memperbanyak ampunan, dan mengetuk pintu langit agar Allah SWT segera menurunkan hujan yang membawa berkah, kemanfaatan, serta ketenangan bagi masyarakat," ujar pimpinan kegiatan di sela-sela acara.
Rangkaian ibadah diakhiri dengan pemutaran posisi selendang/sorban sebagai bentuk keteladanan sunnah Rasulullah SAW yang menaruh harapan besar akan perubahan kondisi dari kemarau menuju musim hujan, serta dilanjutkan dengan doa bersama yang dipanjatkan secara serentak.
Melalui pelaksanaan Salat Istisqa ini, keluarga besar Ponpes Al Barokah dan warga LDII berharap agar sumber daya air di wilayah setempat segera pulih, sehingga kebutuhan dasar masyarakat dan aktivitas pertanian warga sekitar dapat kembali berjalan dengan lancar.